Tips Mendesain Kamar Bayi Agar Nyaman

0
212
kamar bayi 1
Sumber: www.houzz.com

Umumnya orang tua yang baru mempunyai anak akan sangat senang mendekorasi kamar bayi. Namun jika Anda masih belum siap meninggalkan anak di ruang terpisah, berbagi kamar dengan bayi mungkin menjadi salah satu alternatif. Untuk menyiapkan kamar bagi kehadirannya, hal pertama yang harus diperhatikan adalah menentukan ruangan yang akan dijadikan kamar.

Pastikan ruang tersebut nyaman, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Selain itu, beberapa hal ini juga harus diperhatikan ketika menyiapkan ruang kamar bagi bayi Anda:

1. Memilih wallpaper dan warna cat

kamar bayi 2
Sumber: Chris Patey / Domainehome.com

Ada banyak ide wallpaper yang bisa digunakan untuk anak-anak. Anda bisa memilih wallpaper dengan motif binatang atau alam.

Selanjutnya adalah memilih warna kamar. Sebaiknya pilih warna-warna yang lembut. Bisa gunakan warna putih, abu-abu, atau warna pastel. Jika tak ingin kamar terlihat kosong dan membosankan, cobalah untuk mewarnai dinding dengan corak garis-garis. Anda bisa memadukan warna pink dengan warna putih agar nuansa kamar bayi terlihat lebih ceria. Hindari warna-warna mencolok yang mampu menganggu bayi Anda, seperti merah, kuning, atau hitam.

2. Berkreasi dengan boks bayi

Umumnya boks bayi terbuat dari bahan kayu berwarna coklat atau putih. Anda bisa memainkan boks bayi menjadi bagian dari dekorasi kamar. Caranya adalah dengan memadukan warna boks sesuai dengan warna interior kamar bayi.

3. Gunakan tirai sebagai pembatas

Meski berada dalam satu ruangan, bukan berarti Anda tak bisa menciptakan ruangan sendiri. Jika Anda menginginkan sedikit privasi, Anda bisa membagi ruang kamar menjadi dua area. Bila Anda memiliki area kamar yang cukup luas, ciptakan pemisah dengan menggunakan pemisah fisik seperti rak buku atau tirai. Gunakan tirai tipis sebagai pemisah area. Bentangkan tirai di antara tempat tidur dan boks bayi. Jika menggunakan perabot atau rak buku, cobalah membalikkan kaki tempat tidur Anda untuk menghadap ke jendela atau dinding dan tempatkan perabot yang kokoh, seperti lemari pakaian, di kepala tempat tidur. Pastikan perabot tersebut aman sebelum digunakan.

kamar bayi 3
Sumber: www.alibaba.com

4. Gunakan karpet

Selain sebagai dekorasi, karpet juga mampu meredam suara. Anak-anak khususnya bayi sangat sensitif terhadap suara di sekitarnya. Dengan meletakkan karpet di dalam kamar, Anda dapat berpindah dari tempat satu ke tempat lain dengan nyaman.

5. Singkirkan perabot yang tidak perlu

Berbagi kamar dengan bayi akan membuat Anda harus merelakan tempat penyimpanan penuh dengan peralatan anak. Singkirkan semua perabot yang tidak diperlukan agar kamar terlihat lapang. Meja rias dapat digunakan sebagai meja samping tempat tidur. Jika Anda memiliki lemari yang rendah, bagian atas lemari tersebut dapat digunakan sebagai meja ganti bayi untuk mengurangi kebutuhan akan perabot yang tidak perlu.

kamar bayi 4
Sumber: Chris Patey / Domainehome.com

Ketika memutuskan untuk membeli furnitur untuk melengkapi interior kamar, pastikan Anada mempertimbangkan kegunaan furnitur tersebut. Pastikan sofa, kursi atau lemari masih bisa digunakan oleh anak sampai dia beranjak besar. Untuk membuat ruangan terasa besar, gunkan lemari tanpa penutup. Berikan warna-warna cerah pada bagian dalam lemari. Tempatkan boks-boks beraneka warna di dalam leamri untuk menyimpan keperluan lain, seperti sepatu, kaus kaki, atau baju dalam.

6. Cahaya ruangan

Berikan cahaya yang tidak terlalu terang. Sebaiknya lampu di kamar tidur harus hangat dan tidak terlalu redup. Selain itu, pastikan gorden di kamar mudah diatur untuk seberapa banyak cahaya yang masuk ke ruangan. Hal ini penting agar Anda bisa mengatur pola tidur yang baik bagi si kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here