Investasi Lahan Kosong dengan 4 Tips dan Trik Cermat

0
1183
https://rumahtanah.files.wordpress.com/2016/06/mencoba-bisnis-properti-tanah-kavling-di-indonesia.jpg

Saat ini investasi memiliki beragam bentuk, salah satu yang dapat Anda temukan adalah dengan membeli lahan kosong yang memiliki nilai jual serta nilai menghasilkan yang tinggi ke depannya. Namun, sayangnya tidak banyak yang tahu bagaimana cara memilih lahan kosong
agar dapat menghasilkan lebih banyak pemasukan. Apakah Anda salah satunya? Bila, ya maka artikel ini dapat membantu mengarahkan Anda untuk menemukan lahan kosong yang tak hanya berharga namun juga dapat menghasilkan. Berikut tips yang perlu Anda simak:

1. Periksa Legalitas Tanah

Hal pertama yang perlu Anda periksa dengan seksama ialah legalitas surat tanah yang akan Anda beli. Legalitas surat tanah yang baik harus berlegalitas free, clean, dan clear. Makna dari free adalah sebuah tanah haruslah bebas dari sengketa melalui sertifikat resmi/asli yang tertera atas nama pemilik. Mintalah bantuan notaris untuk memeriksa serifikat tanah Anda secara menyeluruh.

Lalu yang dimaksud dengan clean adalah tanah tersebut tidak berpenghuni atau digunakan untuk kegiatan lain. Kemudian, clear adalah informasi tanah, seperti ukuran tanah dan lain-lain sesuai seperti yang tertera di sertifikat.

2. Amankan Lokasi

Bila Anda telah membeli sebidang tanah, maka ada baiknya Anda mematok luas tanah Anda sesuai dengan batas-batas yang telah ditentukan. Hal ini perlu Anda lakukan untuk mengantisipasi adanya pihak lain yang ingin melakukan penyerobotan atau okupansi.

3. Pilih Kawasan & Lokasi yang Prospektif

Dikarenakan tujuan utama membeli lahan kosong sebagai investasi, maka lokasi menjadi faktor yang penting. Lokasi yang tepat akan membuat lahan menghasilkan nilai tambah yang tinggi, apalagi bila sudah terdapat bangunan di atasnya, seperti rumah, ruko, atau produk properti lainnya.
Selain itu, Anda juga dapat mengolah lahan kosong Anda menjadi sumber pemasukan seperti lahan parkir, pool taksi, dan lain-lain.

4. Periksa Peruntukan Tanah dan Amati Tren Perubahannya

Hindarilah membeli tanah yang kemungkinan besar akan digunakan untuk kepentingan umum atau fasilitas umum atau sosial yang akan dibangun oleh pemerintah setempat. Sebaiknya, lahan yang Anda beli sudah sesuai dengan rencana tata kota pada wilayah tersebut. Ketahu pula optimalisasi pemanfaatan penggunaan tanah yang dicerminkan oleh KLB (koefisien lantai bangunan) dan KDB (Koefisien Dasar Bangunan) di lokasi tersebut.

Jangan lupa untuk menerapkan 4 tips di atas ketika Anda hendak membeli sebuah lahan kosong. Setelah menemukan lahan yang free, clean, and clear, Anda dapat menentukan renana kedepannya. Penting untuk diingat bahwa teliti sebelum membeli adalah kunci utama kesuksesan Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here